SLOT ONLINE sedang duduk diam sambil membuka media sosial di ponsel pintarnya. Ketika tengah asyik menekuni lini masa media sosial yang dibukanya, tiba-tiba dia merasa ada tarikan di dalam dirinya disertai bunyi "hik" dari tenggorokan.

Munculnya cegukan ini memang merupakan hal kecil yang muncul sehari-hari namun cukup mengganggu kita. Kondisi ini rentan terjadi terutama setelah kita makan.


Pada dasarnya, cegukan terjadi karena kontraksi diafragma yang tiba-tiba dan tidak disengaja bersamaan dengan kontraksi laring dan penutupan total glotis (tempat pita suara). Kondisi ini menghasilkan aliran udara yang tiba-tiba ke paru-paru, dan memunculkan suara "hik".

Sejumlah faktor bisa menjadi penyebab terjadinya cegukan ini. Konsumsi makanan pedas dan panas bisa menyebabkan iritasi pada saraf di sekitar kerongkongan sehingga munculnya cegukan ini.

Makan Terlalu Cepat dan Banyak

1. Makan Terlalu Cepat

Pada saat kita merasa sangat lapar, kita cenderung untuk makan tergesa-gesa. Hal ini merupakan salah satu penyebab munculnya cegukan.

"Makan terlalu cepat bisa membuat banyak masuknya udara ke perut," terang dr. Ivanina.

Kondisi ini menyebabkan perut membesar dan kemudian menekan diafragma yang ada di sebelehnya. Hal ini menyebabkan kontraksi pada diafragma atau biasa dikenal sebagai cegukan.

2. Makan Terlalu Banyak

Cegukan juga bisa muncul ketika kamu makan dalam jumlah banyak lebih dari kemampuan perutmu.

"Makan terlalu banyak bisa membuat perut menjadi penuh dan membesar," jelas dr. Ivanina.

Sama seperti ketika perut membesar akibat udara yang masuk, banyaknya makanan juga bisa berhubungan dengan terjadinya cegukan.

Konsumsi Makanan Pedas dan Minuman Berkarbonasi

3. Konsumsi Makanan Pedas

DUNIA SLOT Kesukaan kita dalam mengonsumsi makanan pedas bisa menyebabkan munculnya cegukan. Walau hal ini tidak tentu terjadi, namun makanan yang mengandung capsaicin seperti cabai bisa menyebabkan iritasi di diafragma.

Cara mengatasinya: Jika cegukan kerap kali terjadi setelah kamu konsumsi makanan pedas, sebaiknya batasi konsumsi makanan tersebut.

4. Konsumsi Minuman Berkarbonasi

Minuman bersoda atau berkarbonasi bisa menjadi penyebab munculnya cegukan setelah makan.

"Minuman berkarbonasi merupakan cairan dengan CO2 yang ditekan sehingga udara ini bisa membesar ketika berada di dalam perut," terang dr. Ivanina.

Pada saat perutmu mengembang akibat minuman bersoda, kontraksi diafragma atau cegukan mungkin terjadi.

Cara mengatasinya: Hindari minuman bersoda dan pilih minuman yang lebih sehat seperti air putih atau teh.

Konsumsi Alkohol dan Makanan yang Terlalu Panas atau Dingin

5. Konsumsi Alkohol

Minuman beralkohol yang kamu konsumsi bisa menjadi penyebab kamu mengalami cegukan. Hal ini terjadi karena minuman beralkohol bisa menyebabkan iritasi pada esofagus dan perut. Hal ini kemudian menimbulkan efek pada diafraghma sehingga memunculkan cegukan.

Hal ini bisa semakin parah ketika kamu mengonsumsi minuman beralkohol dengan karbonasi seperti bir atau sampanye. Kombinasi minuman ini bisa menyebabkan kontraksi diafragma atau cegukan.

Cara mengatasinya: Sama seperti pada kasus lainnya, konsumsi dalam jumlah sedikit bisa mencegah munculnya cegukan.

6. Konsumsi Makanan Terlalu Panas atau Dingin

Pada saat kamu konsumsi makanan dan minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin, cegukan bisa kamu alami."Temperatur ekstrem bisa menyebabkan iritasi pada esofagus atau perut yang juga menyebabkan tarikan di diafragma," terang dr. Ivanina.

Cara mengatasinya: Untuk mencegah munculnya cegukan, kamu bisa menghindari konsumsi makanan dengan suhu ekstrem atau tunggu hingga suhu makanan mendekati suhu normal